{"id":12603,"date":"2025-06-03T15:35:33","date_gmt":"2025-06-03T15:35:33","guid":{"rendered":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/?p=12603"},"modified":"2025-06-03T15:35:33","modified_gmt":"2025-06-03T15:35:33","slug":"polsek-tigaraksa-penerapan-pertanian-organik-untuk-mewujudkan-ketahanan-pangan-berkelanjutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/2025\/06\/03\/polsek-tigaraksa-penerapan-pertanian-organik-untuk-mewujudkan-ketahanan-pangan-berkelanjutan\/","title":{"rendered":"Polsek Tigaraksa: Penerapan Pertanian Organik untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan"},"content":{"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pemanfaatan Lahan dan Edukasi Lingkungan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Polsek Tigaraksa memanfaatkan lahan kosong di lingkungan kantornya untuk dijadikan kebun organik. Lahan tersebut sebelumnya tidak produktif, namun kini diubah menjadi area hijau yang ditanami berbagai jenis sayuran seperti bayam, sawi, kangkung, cabai, dan tomat. Semua tanaman dirawat tanpa menggunakan bahan kimia sintetis\u2014mengandalkan kompos alami, pupuk organik cair (POC), dan teknik ramah lingkungan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain sebagai bentuk ketahanan pangan internal, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sekitar. Warga yang datang ke Polsek untuk keperluan administrasi seringkali diajak berdialog mengenai manfaat pertanian organik, cara membuat pupuk kompos sendiri, hingga praktik sederhana bercocok tanam di rumah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemanfaatan Lahan dan Edukasi Lingkungan Polsek Tigaraksa memanfaatkan lahan kosong di lingkungan kantornya untuk dijadikan kebun organik. Lahan tersebut sebelumnya tidak produktif, namun kini diubah menjadi area hijau yang ditanami berbagai jenis sayuran seperti bayam, sawi, kangkung, cabai, dan tomat. Semua tanaman dirawat tanpa menggunakan bahan kimia sintetis\u2014mengandalkan kompos alami, pupuk organik cair (POC), dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[21],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12603"}],"collection":[{"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12603"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12603\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12604,"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12603\/revisions\/12604"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12603"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12603"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12603"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}