{"id":12597,"date":"2025-06-03T15:24:41","date_gmt":"2025-06-03T15:24:41","guid":{"rendered":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/?p=12597"},"modified":"2025-06-03T15:24:42","modified_gmt":"2025-06-03T15:24:42","slug":"polsek-tigaraksa-mewujudkan-ketahanan-pangan-di-tengah-krisis-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/2025\/06\/03\/polsek-tigaraksa-mewujudkan-ketahanan-pangan-di-tengah-krisis-global\/","title":{"rendered":"Polsek Tigaraksa Mewujudkan Ketahanan Pangan di Tengah Krisis Global"},"content":{"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Polsek Tigaraksa Mewujudkan Ketahanan Pangan di Tengah Krisis Global<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Tigaraksa<\/strong> \u2013 Di tengah tantangan krisis global yang berdampak pada sektor ekonomi dan pangan, Polsek Tigaraksa menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendekatan kolaboratif dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.<\/p>\n\n\n\n<p>Krisis pangan global yang dipicu oleh perubahan iklim, konflik geopolitik, serta gangguan rantai pasok internasional telah meningkatkan urgensi akan pentingnya ketahanan pangan lokal. Menyadari hal tersebut, Polsek Tigaraksa mengambil peran strategis dengan mengoptimalkan fungsi <strong>Bhabinkamtibmas<\/strong> sebagai penggerak keamanan dan pemberdayaan di masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\">\n<p>\u201cKetahanan pangan bukan hanya tugas pemerintah pusat, tetapi juga tanggung jawab bersama, termasuk kami di tingkat kepolisian. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra aktif masyarakat dalam membangun kemandirian,\u201d ujar <strong>Kapolsek Tigaraksa<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Langkah Nyata di Lapangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Melalui berbagai kegiatan, Polsek Tigaraksa bersama jajaran Bhabinkamtibmas telah menjalankan beberapa program nyata, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Sambang Desa<\/strong> untuk mengidentifikasi potensi lahan produktif dan memberikan motivasi kepada warga agar memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sinergi dengan pemerintah desa dan kelompok tani<\/strong> dalam mendukung program pertanian terpadu.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pendampingan keamanan distribusi bahan pangan<\/strong> di pasar tradisional agar tetap lancar dan aman.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sosialisasi antisipasi krisis pangan<\/strong> kepada masyarakat, khususnya melalui pendekatan dialogis di tingkat RT\/RW.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Peran Strategis Bhabinkamtibmas<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polsek Tigaraksa menjadi ujung tombak dalam menjaga stabilitas sosial dan ketahanan ekonomi warga. Dalam tugasnya, mereka tak hanya menyampaikan pesan kamtibmas, tetapi juga menggalang partisipasi warga untuk mengembangkan potensi lokal, seperti pertanian, perikanan, dan peternakan skala rumah tangga.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Membangun Pangan, Membangun Kedaulatan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Upaya Polsek Tigaraksa ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Ketika desa kuat secara pangan, maka akan tercipta ketahanan nasional yang tangguh di tengah ketidakpastian global.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui pendekatan yang humanis, adaptif, dan berbasis kemitraan, Polsek Tigaraksa berkomitmen terus mendukung langkah-langkah pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam sektor ketahanan pangan demi kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polsek Tigaraksa Mewujudkan Ketahanan Pangan di Tengah Krisis Global Tigaraksa \u2013 Di tengah tantangan krisis global yang berdampak pada sektor ekonomi dan pangan, Polsek Tigaraksa menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendekatan kolaboratif dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Krisis pangan global yang dipicu oleh perubahan iklim, konflik geopolitik, serta gangguan rantai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[21],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12597"}],"collection":[{"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12597"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12597\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12598,"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12597\/revisions\/12598"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12597"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12597"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cnn-indonesia.top\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12597"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}