Tigaraksa, 6 Juni 2025
Polsek Tigaraksa terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya hoaks dan pentingnya menyaring informasi sebelum dibagikan di media sosial. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan pada Rabu (4/6) di Balai Desa [Nama Desa], Kecamatan Tigaraksa, dengan melibatkan tokoh masyarakat, pemuda, serta perangkat desa.
Kapolsek Tigaraksa, menyampaikan bahwa maraknya informasi palsu di media sosial dapat menimbulkan dampak negatif, seperti kerusuhan sosial, perpecahan, dan ketidakpercayaan antarwarga. “Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama memerangi hoaks dengan selalu memverifikasi dan tidak langsung mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya,” ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, Polsek juga memberikan edukasi tentang cara mengenali ciri-ciri hoaks dan langkah-langkah yang harus dilakukan jika menemukan berita palsu, seperti melaporkan ke pihak berwenang dan tidak ikut menyebarkan.
Para peserta antusias mengikuti kegiatan ini dan berkomitmen untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga informasi yang sehat di media sosial. Ibu Sari, salah satu peserta, mengungkapkan, “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Saya jadi tahu bagaimana cara membedakan informasi yang benar dan hoaks.”
Polsek Tigaraksa berencana menggelar kegiatan sosialisasi serupa secara berkala di berbagai desa untuk memperluas jangkauan edukasi. “Kami percaya, dengan kerja sama masyarakat dan kepolisian, penyebaran hoaks dapat diminimalisir dan keamanan lingkungan tetap terjaga,” kata Kapolsek menutup kegiatan.